Komputer Netwoking
IX System Administrator
Cisco Network Engineer
HP-UX System Administrator
Infrastructure Architecture
LAN Analyst
Linux System Administrator
Network Adminsitrator
Network Analyst
Network Design Engineer
Network Design Engineer
Network Engineer
Netowrk Technician
Novel Engineer
NT System Administrator
Senior Network Administrator
Senior Network Engineer
Senior System Administrator
Senior Unix Administrator
Solaris Administrator
System Administrator
Unix Administrator
Windows System Administrator
Komputer, IT, Mathematical Management
Aplication Development Manager
Business System Manager
Chief Technology Officer
Consulting Project Manager-Software
E-Commerce Director
Help Desk Manager
Information Systems Manager
Information Technology Manager
IT Operation Manager
IT Strategy Consultan
Network Operation Manger
Software Project Manager
Storage Manager
Technical Service Manager
Technology Manager
Web Product Manager
Web Project Manager-marketing
Web Project Manager
Database/Data Management
Data Center Operation
Data Modeler
Data Operation Analyst
Data Processing Manager
Data Warehouse developer
Database Administrator
Database Analyst
Database Architect
Database Manager
Database Specialist
Delpi Developer
Information Specialist
Oracle Database Administrator
Oracle Database Architect
SQL Database Analist
SQL Server Database Administrator
Senior Data Modeler
Senior Data Warehouse Developer
Senior Database Administrator
Sybase Database Administrator
ERP Implementation
Lawson System
Oracle Architect
Peoplesoft Architecture
Peoplesoft Systems Administrator
SAP Architect
SAP System
Siebel Architect
IT Operations
Computer Oprator
Disaster Recovery Analyst
Media Technician
PC Specialist
PC Technician
System Analyst
Technical Buyer
Software Development
NET Programmer
NET Programmer/Analyst
Ada Software Engineer
Application Engineer
AS/400 Programmer Analyst
ASP Developer
Business System Analyst
C/C++ Programmer Analyst
Client Server Programmer
Consultilng System Architect
Filemaker Programmer
Foxpro Programmer
GUI Programmer
Lead Programmer Analyst
Oracle Aplication Engineer
Product Aplication Engineer
Programmer
Programmer Analyst
Server Software Engineer
Senior Aplication Engneer
Senior Programmer
Senior Programmer Analyst
Senior Software Engineer
Senior system Analyst
Systems Architect
System Programmer
Technical Integration Manager
Visual basic Programmer
Software Quality Assurance
Software Quality Assurance Analyst
Software Quality Assurance Engineer
System Security
Information Security Specialist
Security Administrator
Senior Data Security Administrator
Security Architect
Senior Seciroty Architect
System Security Specialist
Technical Suport
Client Service Specialist
Help Desk Analyst
Web Developer
HTML Developer
Java Architect
Java Developer
Java Server Engineer
Web Aplication Developer
Web Architect
Web Graphic Designer
Web Developer
Web Producer
Web Master

9/24/2008

Sistem Pengalamatan Pada Jaringan

Oleh Syaiful Ahdan

Ketika sebuah device, misalkan server atau workstation yang terpasang pada sebuah sistem jaringan komputer dikenal dengan istilah host. Setiap host yang terhubung ke dalam sebuah jaringan harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan host lainnya. Komunikasi di antara host tidak hanya dapat dilakukan di sebuah layer saja. Host juga dapat saling berkomunikasi pada tiap-tiap layer. Masing-masing layer menggunakan metode pengalamatan agar antar host dapat saling berkomunikasi. Terdapat banyak protocol yang menyediakan system pengalamatan. Dalam pembahasan ini kita hanya akan membahas metode pengalamatan yang digunakan oleh arsitektur jaringan TCP/IP.

Metode pengalamatan pada layer aplikasi disediakan host. Metode penamaan ini mengijinkan host untuk dikonfigurasi dengan nama yang mudah diingan. Sistem pengalamatan ini yang dapat langsung dilihat oleh pengguna.
Nomor port merupakan metode pengalamatan layer internet. Saat ini banyak digunakan IP versi 4, menggunakan 32 bit biner dan system bilangan yang digunakan adalah sistem bilangan desimal.

Sedangkan alamat MAC media acces control merupakan metode pengalamatan di layer network acces. Dikenal pula dengan istilah hardware address. Menggunakan 48 bit biner atau 12 digit hexadesimal.




Di antara ke empat metode pengalamatan yang dimiliki oleh arsitektur TCP/IP, yang perlu mendapat perhatian khusus adalah pengalamatan di internet layer, yakni alamat IP. Setiap device yang terhubung ke jaringan TCP/IP membutuhkan paling sedikit satu alamat IP yang bersifat unik, tidak boleh ada dua atau lebih host yang menggunakan alamat IP yang sama.

Alamat IP menggunakan system bilangan desimal, penulisannya seperti berikut:

• 20.1.3.5
• 172.18.10.10
• 192.168.100.50

ketiga alamat IP di atas terbentuk dari 32 bit bilangan biner, kita ambil contoh salah satu dari ketiga alamat tersebut





Masing-masing kelompok titik bilangan desimal diwakili oleh 8 bit bilangan biner, secara detail proses konversi dari bilangan desimal ke biner adalah sebagai berikut:



Karena masing-masing kelompok titik terbentuk dari 8 bit biner, maka bilangan maksimal alamat IP adalah 255 dan alamat IP terkecil adalah 0





IP address terbagi ke dalam lima kelas, yakni kelas A,B,C,,D dan E. nilai oktet pertama pada IP address menentukan kelas dari sebuah alamat IP





Dalam gambar tidak terlihat alamat 127. alamat tersebut tidak digunakan untuk mengalamati host atau pun network. Alamat 127 merupakan alamat yang digunakan untuk fasilitas utilitas. Contohnya alamat 127.0.0.1 digunakan untuk memeriksa hubungan ke diri sendiri, dengan menggunakan perintah ping 127.0.0.1
Alamat IP terdiri dari dua bagian, yakni:

Network ID

Network ID merupakan identitas alamat dari sebuah jalur. Semua device yang terhubung pada jalur fisik yang sama harus memiliki network ID yang sama.

Host ID

Host ID merupakan identitas bagi host (workstation, server, interface router, dan device lain yang terhubung ke jaringan)
Mekanisme pembagian network ID dan Host ID diatur oleh nilai Subnet Mask. Masing-masing kelas telah memiliki nilai default subnet mask kecuali kelas D dan E yang tidak memiliki subnet mask.



PENGELOMPOKAN CLASS DAN TIPE IP ADDRESS

Dalam pengaturan IP Address dikenal pembagian kelas (class), yaitu class A, B, C. tujuan pembagian class ini adalah untuk mengantisipasi jumlah komputer yang terhubung ke dalam jaringan. Karena tiap class mempunyai batas maksimal jumlah client yang bisa terkoneksi, class C mempunyai batas maksimal paling sedikit, sedangkan class A mempunyai batas maksimal paling banyak




Tabel diatas bisa dijadikan patokan dalam hal menentukan class dalam jaringan yang kita bangun. Misalnya kita membangun sebuah jaringan dengan jumlah client 3000 unit, maka class yang kita pilih adalah class B. apabila kita memilih class C, maka akan ada 46 client yang tidak terdeteksi oleh jaringan ( karena class C jumlah maksimal clientnya 254.
Dalam hal pembagian class ini, IP address dibedakan menjadi dua tipe, yaitu IP private dan IP Public



IP Public

IP Private merupakan alamat IP yang dipakai apabila jaringan terkoneksi ke internet. Pengaturan IP Public umumnya sudah ditentukan oleh internet service provider (ISP) dimana kita berlangganan. Jadi kita tidak perlu mengatur secara manual.
Secara umum pembagian class untuk IP Public adalah seperti dibawah ini





IP Private

IP Private digunakan apabila jaringan hanya sebatas jaringan lokal saja (LAN atau Intranet). Tidak seperti IP Public, Pengaturan IP Private harus dilakukan secara manual. Cara pengaturan class dan nomor yang digunakan juga berbeda dengan IP Public. Dibawah ini adalah pengelompokan class untuk IP Private




Subnet Mask (netmasking)

Setiap jaringan TCP/IP memerlukan apa yang disebut subnet mask (netmasking). Fungsi dari seubnet mask adalah:

- untuk menentukan apakah jaringan yang kita bangun merupakan jaringan global atau
lokal.
- Memisahkan antara alamat network dan alamat host.
- Menyaring IP address dan paket data yang keluar masuk jaringan.
Pengaturan subnet mask tergantung dari class pada jaringan. Pengaturannya adalah
seperti dibawah ini.










Contoh Pengalamatan:

Dua buah komputer atau lebih akan dapat saling terkoneksi secara langsung jika terdapat dalam network address ( Network ID) yang sama.







IP = IP Address
SM = Subnet Mask





Related Articles by Categories


2 komentar:

  1. Numpang sedot ya pak.... Thx before, Semoga sehat selalu....

    BalasHapus

Posting Terbaru

Widget by Blogger Buster

Mesin Pencetak Uang dijamin 100 % Halal

Mau Cepet Dapet Uang & 100% Halal, Klik Link banner diatas !

Grab this Widget ~ Blogger Accessories